Quantcast ALL ABOUT FREE INFORMATION
Share
BAHAYA DARI ASAP ROKOK

Buat para Sobat yang yang belum pernah merokok saya sarankan jangan pernah merokok,kenapa?  Karena begitu kita mengenal rokok sekali saja, maka pikiran kita selalu teringat terus ama si “ Dia “ ( rokok ), dan bagi para sobat yang sudah terlanjur mengenal rokok, buru-buru deh Taubatan Nasuha ( insap ) dan janji untuk ga ngerokok lagi, dan kesehatan kita labih ter jamin
Nih kandungan racun yang ada di sebatang rokok

Si pembuat rokok ( Pabrik Rokok ) aja dah ngingetin bahwa "ROKOK BISA MEMBUAT KANKER,SERANGAN JANTUNG,IMPOTENSI DAN GANGUAN KEHAMILAN DAN JANIN" . itu yang bikin si pabrik rokok sendiri loh SOB,.. so kita mesti percaya….
Sebenernya bukan hanya itu saja penyakit-penyakit yang di sebabkan oleh rokok masih ada beberapa penyakit yang lain yang disebabkan oleh rokok.
Antara lain
Dampak paru-paru
merokok merupakan penyebab utama timbulnya PPOM, termasuk emfisema paru-paru, bronkitis kronis, dan asma.

Hubungan antara merokok dan kanker paru-paru telah diteliti dalam 4-5 dekade terakhir ini. Didapatkan hubungan erat antara kebiasaan merokok, terutama sigaret, dengan timbulnya kanker paru-paru. Bahkan ada yang secara tegas menyatakan bahwa rokok sebagai penyebab utama terjadinya kanker paru-paru.

Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren, dan uretan, dikenal sebagai bahan karsinogen. Juga tar berhubungan dengan risiko terjadinya kanker. Dibandingkan dengan bukan perokok, kemungkinan timbul kanker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lebih sering.

Dampak terhadap jantung
Banyak penelitian telah membuktikan adanya hubungan merokok dengan penyakit jantung koroner (PJK). Dari 11 juta kematian per tahun di negara industri maju, WHO melaporkan lebih dari setengah (6 juta) disebabkan gangguan sirkulasi darah, di mana 2,5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1,5 juta adalah stroke. Survei Depkes RI tahun 1986 dan 1992, mendapatkan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen (peringkat pertama).

Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut. Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.

Asap yang diembuskan para perokok dapat dibagi atas asap utama (main stream smoke) dan asap samping (side stream smoke). Asap utama merupakan asap tembakau yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asap samping merupakan asap tembakau yang disebarkan ke udara bebas, yang akan dihirup oleh orang lain atau perokok pasif.

Telah ditemukan 4.000 jenis bahan kimia dalam rokok, dengan 40 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan racun ini lebih banyak didapatkan pada asap samping, misalnya karbon monoksida (CO) 5 kali lipat lebih banyak ditemukan pada asap samping daripada asap utama, benzopiren 3 kali, dan amoniak 50 kali. Bahan-bahan ini dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruang setelah rokok berhenti.

Umumnya fokus penelitian ditujukan pada peranan nikotin dan CO. Kedua bahan ini, selain meningkatkan kebutuhan oksigen, juga mengganggu suplai oksigen ke otot jantung (miokard) sehingga merugikan kerja miokard.

Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. Selain menyebabkan ketagihan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Nikotin juga mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya.

Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah.

Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin, menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga mempermudah penggumpalan darah.

Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah.

Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah.

Penyakit jantung koroner
Merokok terbukti merupakan faktor risiko terbesar untuk mati mendadak.
Risiko terjadinya penyakit jantung koroner meningkat 2-4 kali pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok. Risiko ini meningkat dengan bertambahnya usia dan jumlah rokok yang diisap. Penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko merokok bekerja sinergis dengan faktor-faktor lain, seperti hipertensi, kadar lemak atau gula darah yang tinggi, terhadap tercetusnya PJK.

Perlu diketahui bahwa risiko kematian akibat penyakit jantung koroner berkurang dengan 50 persen pada tahun pertama sesudah rokok dihentikan.
Akibat penggumpalan (trombosis) dan pengapuran (aterosklerosis) dinding pembuluh darah, merokok jelas akan merusak pembuluh darah perifer.

PPDP yang melibatkan pembuluh darah arteri dan vena di tungkai bawah atau tangan sering ditemukan pada dewasa muda perokok berat, sering akan berakhir dengan amputasi.

Penyakit (stroke)
Penyumbatan pembuluh darah otak yang bersifat mendadak atau stroke banyak dikaitkan dengan merokok. Risiko stroke dan risiko kematian lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok.

Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Inggris, didapatkan kebiasaan merokok memperbesar kemungkinan timbulnya AIDS pada pengidap HIV. Pada kelompok perokok, AIDS timbul rata-rata dalam 8,17 bulan, sedangkan pada kelompok bukan perokok timbul setelah 14,5 bulan. Penurunan kekebalan tubuh pada perokok menjadi pencetus lebih mudahnya terkena AIDS sehingga berhenti merokok penting sekali dalam langkah pertahanan melawan AIDS.

Kini makin banyak diteliti dan dilaporkan pengaruh buruk merokok pada ibu hamil, impotensi, menurunnya kekebalan individu, termasuk pada pengidap virus hepatitis, kanker saluran cerna, dan lain-lain.

Tu kan dah jelas bahaya merokok..
Ayo SOB. STOP MEROKOK.
Sekian dulu artikel tentang ROKOK, Insya Alloh pada postingan berikutnya akan di buat  artikel TIPS ”Rahasia Berhenti Merokok AMPUH

Kalau sekiranya para sobat mempunyai tips yang lain tentang tips berhenti merokok, maka saya admin All About Free Information, mengarap dengan sangat untuk di cantumkan di kolom komentar....
Terima Kasih ya....

7 comments:

furawa said...

wah malah pecandu roko nie

PUSHTOP said...

PUSHTOP Sudah terlanjur jadi perokok berat,pernah pengen berhenti merokok....tapi ternyata gak bisa karena sudah kecanduan....jadi bagi yang belum temenan ama rokok pushtop berharaf jangan sampai kenalan ama ROKOK ya....

maul said...

aduuuh mau berhenti harus ada niat yang kuat,,,, saya niatnya ngga kuat,, jadii ya... begitulah...

AmruSite said...

Memang sangat mengerikan sob, akibat/bahaya dr merokok!
Bahkan disetiap bungkus rokok pasti ada peringatan tentang bahaya merokok!
Tp alhamdulillah aq dah berhenti merokok, heheh

Serba Blog said...

wah dapat pengetahuan dan wawasan nich...
mksh sob...

budi2610 said...

Bagus itu kalo bisa berhenti merokok, biar badan kita sehat gak sakit2an.

Harry said...

Hi, Nice post! Would you please consider adding a link to my website on your page. Please email me back.

Thanks!

Harry
harry.roger10@gmail.com

Post a Comment

Tinggalkan komentar ya...
Komentar sobat akan merubah saya menjadi lebih baik..

 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates